Tentu saja, berikut adalah terjemahan ulang teks yang sedikit lebih rinci dalam bahasa Jerman:
Ketika wanita ini menikah enam tahun yang lalu, ia menerima banyak kritik atas penampilannya. Namun hari ini, setelah transformasi yang luar biasa…

Kata orang, selera tak bisa diukur. Pepatah ini banyak benarnya, karena apa yang dianggap indah oleh sebagian orang, mungkin dianggap kurang menarik oleh sebagian lainnya.
Sepasang kekasih asal Rusia membagikan foto-foto hari istimewa mereka di media sosial, tanpa menyadari bahwa foto-foto itu akan menjadi viral karena alasan yang tak terduga.

Penampilan sang pengantin wanita disambut ejekan, terutama karena ia agak gemuk dan tampak lebih tinggi di samping sang pengantin pria.
Tak lama kemudian, internet dibanjiri komentar negatif yang mengejek pasangan tersebut.

Hanya segelintir teman dekat dan kerabat yang memberikan ucapan selamat dan dukungan.
Banyak komentar merendahkan, bahkan rumor bahwa sang pengantin pria menikahinya hanya demi uang, yang jauh dari kebenaran.
Peristiwa menyedihkan ini sudah berlalu sekitar enam tahun yang lalu, tetapi foto-fotonya masih dibagikan dan komentar-komentarnya masih sama pedasnya seperti ketika foto-foto itu pertama kali muncul di media sosial.

Baru-baru ini, seorang reporter menemukan foto viral pasangan itu dan memutuskan untuk mencari tahu apakah mereka masih bersama.
Yang ia temukan adalah bahwa keduanya masih saling mencintai seperti sebelumnya. Namun, yang benar-benar mengejutkannya adalah transformasi wanita itu yang mencengangkan sejak foto viral itu, ketika ia diejek sebagai «pengantin paling jelek di dunia.»
Sekarang, ia hampir tak dikenali lagi. Ia tak hanya kehilangan berat badan yang signifikan, tetapi juga mengubah gaya dan gaya rambutnya.

Berapa banyak orang yang bisa mengatakan bahwa mereka telah mengalami transformasi sedrastis itu?
Kurasa tidak banyak. Butuh dedikasi luar biasa untuk mencapai sesuatu seperti itu.

Tidak ada yang benar-benar tahu apa yang mendorong perubahan ini. Banyak yang telah melihat foto-foto barunya berspekulasi bahwa tekanan sosial mendorongnya untuk menurunkan berat badan, meskipun suaminya mencintainya apa adanya.
Bagaimana menurut Anda? Silakan bagikan cerita ini dengan keluarga dan teman-teman Anda di Facebook!







