Tips praktis: Sebagian besar kendaraan memiliki tombol sirkulasi udara di sistem pendingin udaranya. Namun, banyak dari kita tidak yakin kapan harus menggunakannya.
Jawabannya cukup sederhana: Sebaiknya diaktifkan di musim panas, tetapi sebaiknya dimatikan di musim dingin.

Tombol sirkulasi udara hanya mengarahkan udara dari dalam kendaraan kembali ke kabin, alih-alih menarik udara segar dari luar.
Terutama pada hari-hari seperti hari ini, ketika suhu di luar sangat tinggi, penting untuk mengalirkan udara yang lebih dingin ke dalam. Jika tidak, sistem pendingin udara akan menarik udara panas dari luar untuk mendinginkannya.

Menggunakan fungsi sirkulasi udara menjaga kendaraan Anda tetap sejuk dan meminimalkan keausan pada sistem pendingin udara.
Sebagai catatan: Jika mobil Anda terpapar sinar matahari terik, sebaiknya buka jendela selama sekitar satu menit dan matikan fungsi sirkulasi udara sebentar sebelum mengaktifkannya kembali. Ini memungkinkan udara yang sangat panas di dalam kendaraan untuk keluar sebelum Anda mengaktifkan kembali fungsi sirkulasi udara.

Sebaiknya gunakan juga fungsi sirkulasi udara setiap kali Anda terjebak macet – baik di musim panas maupun musim dingin.
Dengan menarik udara luar, semua polutan dan karbon monoksida dari lalu lintas akan masuk ke dalam kendaraan.

Studi menunjukkan bahwa penggunaan fungsi resirkulasi dapat mengurangi kadar polutan di dalam kendaraan hingga 20%, terutama saat berhenti di tengah kemacetan!







